Negara Malaysia merupakan negara yang memiliki beberapa negara bagian. Salah satu nya adalah kota Melaka. Kota ini merupakan negara bagian dari Malaysia yang letaknya berada di wilayah Semenanjung Malaya. Kota ini memiliki letak geografis yang strategis, yaitu berada di bagian tersempit selat Malaka dan dekat dengan muara sungai kota Melaka.

Ada banyak sejarah tentang kota ini yang beredar, mulai dari cerita sejarah tentang pendirian negara Melaka yang berawal mula pada zaman dahulu. Saat itu ada seorang pangeran Sumatera yang bernama Parameswara, dimana pangeran tersebut menginjakan kaki di Melaka pada tahun 1400, setelah sebelumnya pangeran tersebut terusir dari Temasik, Singapura hingga kota ini juga ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO karena kaya akan destinasi sejarah.

Setelah saya review pengalaman menginap di Jonker Inn kemarin, kali ini saya ingin bercerita bagaimana saat menjajal destinasi modern yang ada di kota ini. Sebuah destinasi di ketinggian lantai 43 sebuah gedung tinggi Melaka.

Tempat Wisata di Melaka, The Shore Sky Tower

Menjajal Tempat Wisata di Melaka, The Shore Sky Tower

The Shore Sky Tower Building. Photo : Oryza

Banyak sekali destinasi atau wisata yang menarik dan indah yang mungkin belum pernah kamu singgahi, apalagi saya pribadi yang baru petama kali menginjakkan kaki di kota melayu ini. Beberapa destinasi wisata itu antara lain The Shore Sky Tower Melaka, Red Square, Museum hopping, Melaka River Cruise, Menara Taming Sari, A Famous, dan masih banyak lagi destinasi wisata yang menarik untuk bisa kita telisik. Tidak dapat dipungkiri bahwa negeri Melaka merupakan tempat banyak disinggahi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Nah, jika kamu berkunjung ke negeri Melaka, maka kamu jangan sampai melewatkan tempat yang satu ini, yaitu The Shore Sky Tower. Sejak pertama kali di buka, yaitu pada tahun 2015 silam, tempat ini begitu ramai dikunjungi banyak orang.

Menjajal Tempat Wisata di Melaka, The Shore Sky Tower

Saat kabut asap tidak ada tempat ini begitu terang dan cerah pada siang hari. Photo : kytower.theshoremelaka.com

Tempat wisata di Melaka ini merupakan bangunan tertinggi yang ada di kota warisan dunia Melaka. Terdapat 43 lantai yang menjulang tinggi keatas dengan ketinggian sekitar 163 Meter dari permukaan jalan. Dari atas ketinggian, kamu bisa memandang 360 derajat ke seluruh penjuru negeri yang terkenal akan 1001 sejarah ini dan beberapa daerah yang ada disekitarnya. Tentu bagi saya dan kamu yang suka akan ketinggian, mengunjungi tempat ini adalah sebuah tantangan yang harus bisa dijajal.

Jika dibandingkan dengan landmark lainnya, The Shore Sky Tower jauh lebih tinggi. Sebagai contoh jika dibandingkan dengan Menara Taming Sari yang terkenal. Pastinya pengalaman saat kamu dapat melihat view yang lebih ciamik dan indah melalui The Shore Sky Tower Melaka tak bisa ditolak.

Tetapi sayangnya ketika saya berkunjung ke Melaka, bencana kabut asap dari kota saya sampai di negeri ini. Sehingga pengalaman melihat pemandangan kota dengan view yang cerah tidak terjadi. Namun walau bagaimanapun pengalaman saya sampai di tempat wisata di Melaka ini tidak ternilai dan belum tentu bisa dinikmati oleh orang lain.

Setelah putar – putar sebelumnya mengunjungi Kampung Morten terlebih dahulu, akhirnya saya dan teman – teman blogger Pekanbaru berangkat menuju destinasi yang sudah kami incar sebelumnya ini. Sempat bingung lewat mana masuknya, pada akhirnya kami berhasil naik ke atas melalui Menara 42 level 1 yang ada di The Shore. The Shore sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang ritel dan perumahan yang juga memiliki dua menara hotel dan dua menara perumahan, salah satunya The Shore Shopping Gallery. Lokasinya terletak di tepi sungai yang langsung menghadap ke arah kampung Morten dan berjarak beberapa meter saja dari distrik warisan dunia UNESCO.

Sebelum bisa sampai ke atas, terlebih dahulu harus membeli tiket masuknya. Untuk dapat menikmati pemandangan indah diatas ketinggian negera Melaka ini, saya dan teman – teman membayar dengan harga tiket sebesar RM 23.50 untuk dewasa per orangnya, jika di kurs ke Rupiah harga nya sekitar 80 ribu Rupiah. Sedangkan untuk anak-anak harga tiket yang diberlakukan adalah sekitar RM 17 atau jika di kurs ke Rupiah harga nya sekitar 58 ribu Rupiah. Harga tiket tersebut sudah termasuk ke dalam paket kartu pos souvenir.

Sebelum sampai di lantai 43, kamu bisa bersantap makan di restoran Sky Deli yang berada di lantai 42. Tentunya jika makan di tempat ini bisa merasakan sensasi luar biasa. Bagaimana menikmati makanan diatas tempat tertinggi di Melaka, sekaligus juga melihat pemandangan yang luar biasa yang terhampar luar di hadapan mata mu. Pastinya sensasi ini jarang sekali saya rasakan, dan lagi-lagi tidak bisa saya rasakan karena waktu yang mepet (padahal karena kurang duit).

Menjajal Tempat Wisata di Melaka, The Shore Sky Tower

Pemandangan kota Melaka diselimuti kabut asap. Photo : Oryza

Hingga tak lama kemudian akhirnya kami sampai di lantai paling atas, dimana kabut asap sudah menunggu. Seharusnya jika kondisi cuaca normal dan tidak ada kabut asap, saya bisa melihat secara langsung bagaimana pemandangan kota ini dari ketinggian, baik melalui teleskop yang disediakan atau melihat secara langsung dengan mata sendiri. Dan walaupun langit tampak putih saja, tidak mengurungkan niat saya untuk mendokumentasi video pemandangan dengan kabut asap. Dari lantai paling atas ini terdapat pula kolam raksasa berisi berbagai jenis ikan-ikan.

Saya sempat ngobrol dengan Ms. Tee, Assistant Marcom Manager dari The Shore. Dari obrolan itu saya mendapatkan penjelasan jika sudah sampai di lantai paling atas gedung, seharusnya saya tidak hanya akan melihat pemandangan kota di negeri Melaka saja, namun juga dapat memandang sampai ke lautan. Saya bisa melihat selat Malaka dari kejauhan. Pemandangan berupa pulau-pulau besar dan kecil serta akan dapat melihat gunung Ledang yang berada jauh disana. Tapi apa mau dikata dengan kondisi asap yang teruk, mau tak mau saya harus menerima keadaan. Minimal membuat saya berkeinginan kuat untuk kembali mengulang ke tempat wisata di Melaka ini suatu saat nanti.

Menjajal Tempat Wisata di Melaka, The Shore Sky Tower

Dengan bobot seperti beruang kutub, tetap mencoba deck yang mengguncang adrenalin

Menjajal Tempat Wisata di Melaka, The Shore Sky Tower

Transparan brooo

Terlepas dari kendala tadi, saya juga mencoba menjajal bagian atau deck di The Shore Sky Tower Melaka yang terbuat dari kaca dimana juga dibatasi dengan dinding yang terbuat dari kaca. Dari deck kaca tersebut saya bisa melihat pemandangan di bawah melalui kaki saya yang berjarak sekitar 163 meter ke bawah. Ini mengguncang adrenalin saya dan teman – teman saat itu. Bahkan, Vina salah satu teman saya malah langsung duduk dan tidak mau mencoba berdiri di lantai tersebut. Oh iya, syarat untuk dapat menginjakan kaki di atas kaca ini adalah dengan mengizinkan fotografer resmi memotret foto kamu, dan kamu tidak diperkenankan untuk melakukan selfie-selfie di lantai kaca ini tanpa mendapatkan izin, apalagi ada petugas yang juga berjaga. Saya dan teman – teman beruntung karena Ms. Tee memperbolehkan kami untuk bisa berselfie ria di atas lantai kaca ini.

Menjajal Tempat Wisata di Melaka, The Shore Sky Tower

Bersama Ms. Tee

Dengan harga yang bisa dibilang cukup murah, kamu bisa sepuasnya memandang kota Malaka secara keseluruhan. Dan jangan lupakan juga untuk berfoto dan berselfie ria di tempat yang diperbolehkan. Kamu bisa berfoto sebanyak-banyak nya untuk keperluan update status atau posting ke instagram. Biar kamu semakin hits dan eksis serta kekinian.

Jam Buka dan Tutup The Shore Sky Tower Melaka

Untuk bisa menikmati dan menjajal, destinasi ini buka setiap hari dari mulai jam 09 pagi hingga tutup pada jam 11 malam (minggu hingga kamis) dan jam 12 dini hari (jumat dan sabtu).

Menjajal Tempat Wisata di Melaka, The Shore Sky Tower

Saat Malam. Photo : skytower.theshoremelaka.com

Dan itulah pengalaman saya menjajal tempat wisata di Melaka The Shore Sky Tower. Jika kamu punya waktu luang dan uang yang cukup, cobalah untuk berkunjung ke negeri warisan UNESCO ini. Rasakan sensasi berdiri diatas ketinggian 163 meter dari lantai kaca yang mengguncang adrenalin.