Ingin Kredit Motor ? Jangan Lupa Perhatikan Hal-Hal Ini

Sebagai seorang travel blogger ga jelas tentunya saya juga pernah melakukan kredit motor. Salah satu alasan saya memilih motor adalah karena lebih nyaman dan pas muntuk menghindari kemacetan. Selain itu penggunaan motor dalam petualangan yang saya lakukan adalah hal yang wajib, apalagi jika perjalanan yang saya lakukan tersebut berada di lokasi yang tidak bisa menggunakan kendaraan roda empat.

kredit motor
Menggunakan sepeda motor persingkat waktu tempuh

Alasan lainnya dalam membeli sepeda motor tentu saja karena bisa mempersingkat waktu tempuh untuk bisa sampai ke destinasi dan efisiensi didalam segala hal terutama biaya. Apalagi untum membeli sepeda motor semakin hari dimanjakan dan dimudahkan membayarnya dengan pengajuan kredit motor. Tak heran banyak orang termasuk saya yang mengikuti jalur pembelian motor secara kredit, malahan pada waktu tertentu ada promo kredit tanpa menggunakan atau tanpa pembayaran DP atau uang muka. Hasilnya tentu saja motor sudah bisa langsung dibawa pulang oleh para pembeli. Ya.. dengan perhitungan terentu dan kesanggupan pembeli melakukan pembayaran tiap bulannya. Lebih besar DP tentu lebih kecil pula pembayaran kredit tiap bulannya atau berapa lama jangka waktu pembayarannya, 12 bulan, 24 bulan atau 36 bulan.

 

Tips kredit motor cara saya

Untuk bisa mendapatkan motor secara kredit tentu perlu pertimbangan dan informasi yang pas. Agar terhindari dari hal-hal yang bisa merugikan diri kita senditi kedepannya nanti. Oleh karena itu saya ingin share beberapa tips yang mungkin berguna buat teman-teman yang ingin melakukan pembelian motor secara kredit seperti saya.

1. Belilah motor karena memang butuh.

Belilah karena butuh

Membeli motor tentunya memang karena ada alasan yang memang mendesak dan sesuai kebutuhan setiap hari. Hindari pembelian motor hanya untuk memamerkan kendaraan roda dua yang baru. Kebiasaan ini kerap terjadi disaat musim mudik seperti lebaran atau hari besar lainnya. Ingat sesuai dengan kebutuhan, jangan gara-gara kredit motor malah menjadi sia-sia.

Baca Juga  Mengurus Pengajuan KPR di Bogor

 

2. Sesuaikan dengan kemampuan

Ingat juga kemampuan kamu untuk membayar

Sesuaikan dengan kondisi keuangan teman-teman. Apalagi saat ini banyak sekali produk motor keluaran terbaru. Mulai yang hanya berganti nama, berganti model atau tampilan striker, berganti mesin dan yang pasti beganti harga. Pemilhan model juga termasuk, ada model matic, bebek dan juga motor jenis sport. Silakan tentukan pilihan sesuai keinginan. Tetapi harus diingat, sesuaikan dengan budget. Jangan pernah membeli atau melakukan kredit disaat utang tengah menumpuk. Baiknya jumlah utang yang kamu miliki saat ingin mengajukan kredit motor tak lebih dari 30% dari total gaji yang kamu terima. Kamu juga pahamkan jika melakukan pembelian motor secara kredit akan menambah jumlah utang yang harus kamu bayarkan tiap bulannya. Jadi lebih baik pikirkan dan sesuaikan dengan budget.

 

3. Lihat langsung dan jangan ragu untuk mencoba ke dealer

Jangan ragu untuk mencoba langsung ke dealer

Alangkah baiknya datang langsung ke dealer motor tersebut dari pada hanya membaca info-infi yang bertebaran di dunia maya. tentukan motor pilihan kamu langsung ke dealer. Kalau perlu bertanya dan mencoba langsung motor yang kamu inginkan. Paling tidak dengan begitu kamu bisa lebih merasakan bagaimana kulitas motornya. Tanya juga apakah motor yang kamu inginkan ready stock. Terus bagaimana pula proses atau jangka waktu memperoleh STNK dll.

 

4. Pilih lembaga pembiayaan (leasing) yang profesional dan berkualitas.

Pilihlah leasing yang berkualitas

Di Indonesia banyak sekali lembaga pembiayaan (leasing) yang bisa kamu coba. Tetapi pilihlah perusahaan atau lembaga pembiayaan motor yang bertindak secara profesional dan berkualitas. Apakah lembaga atau perusahaan leasing tersebut tergabung di dalam keanggotaan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI). Setiap leasing memiliki prosedur yang berbeda, jangan pernah samakan tiap leasing termasuk harga, bunga, dan jangka waktu. Perhatikan juga apa saja dokumen yang dibutuhkan untuk bisa kredit motor. Biasanya dokumen atau file yang sering dibutukan seperti KTP, KK, slip gaji, foto copy rekening koran/ buku tabungan, foto copy rekening listrik PLN dan lainnya. Kamu harus bisa melihat perbandingan bunga dan harga antar perusahaan leasing di tiap dealer. Bisa saja di tempat tertentu ada promo ataupun program potongan. Sehingga bisa mengurangi pembayaran pada tiap bulannya.

Baca Juga  Ingin Jual Properti yang Anda Miliki? Jual di Situs Seva Saja dan Rasakan Keuntungannya Ini!

 

5. Hindari jangka waktu yang lama

Ingat jangka waktu, jangan sampai terlilit utang

Jika kamu melakukan pembayaran melalui kredit, usahakan tidak mengambil pembayaran kredit terlalu lama. Oleh karena itu negosiasikan dan rundingkan dengan baik ketika akan mengajukan pembiayaan secara kredit. Logikanya jika uang muka besar tentunya akan membuat cicilan tiap bulannya menjadi lebih kecil dan jangka waktu pembayaran utang (tenor) semakin cepat atau pendek. Beban pembayaran utang kamu menjadi lebih ringan jika jangka waktu yang diambil semakin cepat. Kamu lebih bahagia karena semakin cepat pula kredit motornya lunas.

Selain itu kamu juga harus mempelajari bagaimana perhitungan denda keterlambatan pembayaran utang bulanan. Agar nantinya kamu tidak merasa tertipu atau dipermainkan. Dengan mempelajari hal ini kamu bisa lebih baik lagi dalam melakukan pembayaran dan terhindar dari keterlambatan. Jangan lupa juga tanyakan apa tindakan perusahaan leasing jika kamu melakukan keterlambatan dalam pembayaran dalam jangka waktu yang cukup lama. Jangan sampai motor ditarik perusahaan leasing karena tidak membayar untang cukup lama.

 

6. Keamanan BPKB dan Kejelasan asuransi

Perhatikan juga kejelasan keamanan BPKB dan Kejelasan asuransi

Hendaknya memilih perusahaan leasing yang bertanggung jawab terhadap Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) motor kita. Jika pembayaran utang lunas, BPKB bisa langsung kamu ambil tanpa ada alasan lain. Yang pasti tidak ada yang namanya BPKB yang dijadikan jaminan oleh lembaga leasing ke bank lain. Selain itu ada baiknya memastikan apakah asuransi motor yang kita kredit bisa menjamin setiap masalah yang terjadi pada motor selama melakukan kredit dan bagaimana pula proses klaimnya. Apakah mudah atau butuh proses bertele-tele. Berapa lama proses klaim asuransi dan bagaimana bentuk pengembalian asuransinya. Jangan pernah sepele masalah ini, kalau tidak diri sendiri yang rugi. Sudah membayar uang muka mahal-mahal dan angsuran yang besar namun hasil pengembalian asuransinya mengecewakan dan jauh dari perkiraan.

Baca Juga  Prudential Indonesia Beri Mesin Apheresis pada Pasien Kanker di Makassar

Mudah-mudahan tips di atas bisa berguna dan kamu bisa terhindar dari hal-hal yang bisa merugikan kita dalam mengajukan kredit sepeda motor. Kalau masih bingung dan buth informasi lebih banyak bisa lihat melalui website ini https://www.cekaja.com/kredit-kendaraan-bermotor . Mudah-mudahan juga bisa menjawab segala pertanyaan teman-teman. Salam Olahraga !

incoming search

hotel fox harris pekanbarunortherncards fotografieruangan kantor university malaysia

2 Replies to “Ingin Kredit Motor ? Jangan Lupa Perhatikan Hal-Hal Ini”

  1. Terima kasih tipsnya brow.

  2. Tips oke nih kalau mau beli motor, intinya sih sesuai kemampuan, jangan lapar mata karena lihat orang lain beli motor A, terus kita juga ikut”an, padahal dana ga cukup dan ga memungkinkan

Jalin silaturahmi yuk :D , kalau ga keliatan harus di approve